Menulis dari sumber yang baik merupakan hal yang harus dikerjakan. Apa saja yang harus dipersiapkan agar dapat membuat tulisan yang baik:
1. Pengalaman apa yang kita punya
2. Buku apa yang kita baca
3. Hal apa yang ingin disampaikan
4. Merumuskan tema
5. Membuat kerangka tulisan
6. Memulai menulis sekarang
Dalam membuat tulisan dapat kita lakukan berdasarkan pengalaman yang kita miliki. Apa yang pernah kita hadapi merupakan inspirasi terbaik yang dapat kita kembangkan menjadi sebuah tulisan.
Saya sendiri juga pernah membuat sebuah tulisan yang sayangnya tidak pernah selesai. Semoga saja ada satu tulisan yang memang bisa sampai selesai. Tapi untuk tulisan formal memang ada karya yang saya tulis sampai selesai tetapi itupun masih kurang. Okelah mari kita coba untuk menulis.
Saya juga pernah berusaha membuat catatan harian. Apa yang telah saya alami dan rencana apa yang akan saya kerjakan. Tapi ya tetap saja tidak sampai selesai. Karena kurangnya kedisiplinan dalam melakukan kegiatan ini menjadikan ketika awal memulai sangat bersemangat tetapi tidak berlangsung lama.
Memang pengalaman adalah hal paling mudah untuk kita ungkapkan menjadi sebuah tulisan. Karena semua sudah kita alami dan semua tak ada yang terlewatkan (kecuali apa yang kita lupa). Saat menulis pengalaman pun kita tidak merasa terbebani untuk membuat tulisan yang memiliki struktur tertentu atau sumber yang valid. Karena struktur penulisan yang kita gunakan adalah tulisan bebas dengan sumber valid (pengalaman kita sendiri)
Sumber yang kita baca adalah sumber yang lain yang dapat kita wujudkan dalam tulisan. Dalam bentuk resume, tanggapan atas isi buku atau komentar. Dengan cara penulisan bebas dan dalam hal ini tidak membutuhkan referensi yang banyak karena yang kita baca adalah satu buku dengan tanggapan yang kita punya.
Dari kedua gaya penulisan diatas memang sangat kurang jika digunakan oleh penulisa yang telah memiliki reputasi, seorang penulis harus mencantumkan referensi secara jelas dan lengkap. Akan tetapi untuk penulis pemula tidak menjadi soal untuk menulis dengan tanpa sumber lain (ya... sumbernya kita sendiri). Untuk pengembangan kedepan mungkin saja akan kita masukkan sumber-sumber yang terkait dari tulisan kita.
Mengaitkan antara pengalaman dan apa yang kita baca juga merupakan hal baik yang dapat kita kerjakan. Mungkin saja kita memiliki pengalaman yuang sebenarnya dapat dijelasakan secara teori atau sudah ada orang yang pernah membahasnya secara detail. Seperti contoh, kita memiliki pengalama dalam kesulitan belajar dan ternyata kita dapati ada teori pembelajaran. Jadi bisa saja sekarang kita menuliskan apa yang kita faham tanpa memasukkan muatan ilmiah (sumber referensi sebagai rujukan) akan tetapi kemudian hari dilakukan revisi setelah proses membaca. Atau bahkan mungkin pengalaman yang kita miliki kita cari penjelasan secara ilmiah kemudian kita hasilkan sebuah tulisan.
Sebagai seorang profesional maka tulisan kita akan sangat dihargai jika sesuai dengan bidang keahlian yang kita miliki. Dengan membuat tulisan yang memang sesuai dengan keahlian kita berarti kita telah menulis dengan nilai ilmiah yang baik karena kita memiliki akar keilmuan atas apa yang kita tuliskan. Jika nantinya kita dimintakan untuk mempertanggung jawabkan apa yang kita tulis maka mudah saja karena itu memang bidang kit.
Perlu difaham juga dalam membuat tulisan adalah apa yang akan disampaikan karena menulis hakekatnya adalah menyampaikan pesan, Apakah pesan itu untuk orang lain atau mungkin juga pesan yang kita buat untuk diri sendiri. Menentukan pesan yang tepat akan mengarahkan kita membuat tulisan yang baik. Pembatasan yang khusus akan membuat tulisan yang kita hasilkan memiliki alur cerita yang memang dapat fokus.
Setiap tulisan yang memiliki tujuan penyampaian informasi yang jelas akan dapat lebih mengena jika tema penulisan juga dibatasi. Jangan sampai sebuah tulisan tercampur seperti contoh fiksi ilmiah dimasukkan dalam tulisan fakta ilmiah. Hal ini dilakukan agar pembaca memiliki konsistensi berfikir saat membaca dan memiliki pemahaman atas bacaaan sesuai dengan apa yang kita harapkan.
Kesulitan dalam membuat tulisan adalah menyelesaikan tulisan karena kejenuhan atau habis ide ketika sudah hampir selesai menulis. Padahal pada saat menentukan akan mulai menulis memiliki sejumlah ide penulisan. Dengan membuat kerangka tulisan akan membantu kita dalam menyelesaikan tulisan karena saat ide keluar langsung diwujudkan dalam sebuah tulisan kerangka. Dengan membuat kerangka tulisan juga akan terlihat alur penulisan yang akan kita selesaikan. Kita dapat menentukan alur tulisan sejak awal dan juga membuat gambaran akhir dari tulisan yang akan kita buat.
Yang paling penting adalah melakukannya sekarang. Jangan pernah berfikir untuk menyimpan apa yang akan kita tuliskan. Tuangkan gagasan dalam bentuk media apapun.
SAAT INI JUGA...............................
SELESAI
No comments:
Post a Comment